<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-339220522683149408</id><updated>2011-08-03T20:28:43.482+07:00</updated><title type='text'>GreenLine</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://garishijau.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/339220522683149408/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://garishijau.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>e1</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07122087129737886081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_mkbCn9lEJa8/S_gbfopZ05I/AAAAAAAAABw/pkZueiyLaBI/S220/turkey+1.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>14</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-339220522683149408.post-5235776060454882126</id><published>2010-07-03T01:37:00.005+07:00</published><updated>2010-07-03T09:39:20.300+07:00</updated><title type='text'>Hukum Atas, Bawah dan Tengah</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Biasanya ketika kita masih baik, sholat kita masih teratur, baca qur’an kita masih tidak terputus, puasa senin kamisnya rajn, dan ibadah-ibadah yang menyelimuti aktivitasnya maka ketika ada sebuah kesalahan yang terjadi, kita langsung bersimpuh mohon ampunan Ilahi Rabbi. Kemudian dilakukan kembali kesalahan yang sama, maka munculnya adalah permohonan ampun...., tapi sekarang cukup dengan doa dan kata-kata, sudah tidak ada tangisan lagi. Kemudian diulangi perbuatan itu kembali, maka yang terjadi adalah rasa sedikit bersalah saja, sudah tidak ada lagi doa memohon ampun.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya begitu ingatnya ketika SMA dulu ustad saya menjelaskan tentang hukum atas bawah dan tengah, apa itu hukum atas bawah dan tengah? Ketika Hawa Nafsu di atas fitrah kebaikan maka yang terjadi adalah pengingkaran, ketika Fitrah kebaikan di atas hawa nafsu maka yang terjadi adalah ketundukan, dan jika keduanya pada posisi berimbang di tengah-tengah maka mulailah terjadi proses-proses kemunafikan, mulailah terjadi proses kedzoliman dan mulailah kita terombang ambing dalam fatamorgana.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Fitrah kebaikan ada di atas hawa nafsu, cukuplah al qur’an dan sunah menjadi dasar dalam tindakan kita, tidak perlu undang-undang lain apalagi undang-undang dibuat oleh orang-orang jauh dari pemahaman keislaman, atau jika pun dibuat oleh orang-orang yang beragama Islam tetapi mendapat banyak tekanan dan titipan kepentingan. Kata-kata orang-orang fitrah kebaikannya di atas hawa nafsunya adalah.....”Innallaha ma’ana” cukuplah Allah bersama saya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Hawa nafsu di atas fitrah kebaikan, maka semua kejahatan dicarikan dalil pembenaran.Klu perlu menggunakan hukum-hukum humanis untuk mendebat dan menyalahkan hukum-hukum Allah dan Rasulnya. Dunia menjadi tujuan aktivitasnya, pengakuan orang menjadi air yang menyegarkan bagi dirinya, karirnya menjadi jalan untuk meraih keinginan-keinginan nafsunya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang Asyik untuk di cermati adalah ketika Fitrah Kebaikan sama dengan hawa nafsunya, maka mulailah memilih-milih..., memilih-milih hukum-hukum yang digunakan untuk mendukung kepentingan dirinya. Yang suka berteman tanpa batas aturan mereka mengedepankan kata-kata Ukhuwah, yang suka berzina mereka mengedepankan hukum-hukum humanis....khan dilakukan secara pribadi, tidak mengganggu orang lain? Khan sama-sama suka?...., ketika seorang istri mau membenarkan tindakan dirinya, yang mengedepankan kebebasan, dan menentang semua perintah yang baik dari suaminya....mereka berlandaskan pada hak-hak kebebasan wanita, hak-hak feminisme, hak-hak kesamaan laki-laki dan perempuan. Kalau perlu didebat Al Qur’an dan sunah, klu perlu di ubah cara memahami dan mengartikan Al Qur’an dan Sunah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahu Akbar ......; semuanya fenomena itu sudah tergambar dalam al qur’an dan sunah. Bagaimana tidak ?? Allah secara keras mengingatkan kita...........&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu.” (Qs. Al Maidah 48)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kamu memutar balikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang kamu kerjakan.” (Qs. An Nisa 135)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita bertemu dengan orang-orang yang terlihat sukses secara keduniaan, Mobilnya Honda Civic terbaru, atau BMW. Gayanya parlente, kalau bicara dagunya di angkat sedikit ke atas menandakan keangkuhan. Kemudian gaya bicaranya meyakinkan....apakah kemudian kita menjadi kagum kepada mereka, padahal tidak satupun langkahnya dilandaskan pada niat suci mencari keridhoan Allah?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini juga digambarkan secara jelas oleh Allah dalam Al Qur’an&lt;br /&gt;“ Dan apabila kamu melihat mereka, tubuh-tubuh mereka menjadikan kamu kagum. Dan jika mereka berkata kamu mendengarkan perkataan mereka. Mereka adalah seakan-akan kayu yang tersandar[1477]. Mereka mengira bahwa tiap-tiap teriakan yang keras ditujukan kepada mereka. Mereka itulah musuh (yang sebenarnya) maka waspadalah terhadap mereka; semoga Allah membinasakan mereka. Bagaimanakah mereka sampai dipalingkan (dari kebenaran)?” (Qs. Al Munaafiqun 4)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang Hawa Nafsunya di atas Fitrah Kebaikan selalu saja mengatas namakan kebenaran dalam setiap tindakan, mengatasnamakan kebebasan sebagai acuan, padahal kita tahu persis bahwa kebenaran itu hanyalah dari Allah walaupun kemudian Allah memberi konsekuensi kebebasan untuk memilih kebenaran. Mau Baik ayoo.., mau buruk kafir ya monggo.....:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan katakanlah: "Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir." (Qs Al Kahfi 29)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UU KDRT – Undang-undang kekerasan dalam rumah tangga menjadi dalil pembenaran sebuah pembangkangan istri terhadap suami, bukannya pemahaman keagamaan yang ditekankan tapi malah kesamaan hak yag dikedepankan. Lihat saja UU KDRT pasal 5 huruf B penjelasan tentang kekerasan Psikis, dimana disebutkan bahwa kekerasan psikis adalah perbuatan yang mengakibatkan ketakutan, hilangnya rasa percaya diri, hilangnya kemampuan untuk bertindak, rasa tidak berdaya, dan atau psikis berat pada seseorang. Dalil ini dijadikan kelompok feminis untuk menghukum suami yang melarang istrinya melakukan sesuatu, walapupun sebenarnya maksud suami tersebut adalah baik. Dalil ini dipakai oleh kelompok feminis untuk mengedepankan kesamaan, Tidak perlu melarang-larang, tidak perlu minta-minta ijin suami....karena itu dianggap menghilangkan kepercayaan diri, itu dianggap menghilangkan kemampuan bertindak.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahu Akbar........, jika memang Suami menyuruh istrinya berbuat dholim, menyuruh berbuat suatu aktivitas yang dilarang agama maka tidak perlu UU KDRT, Islampun tidak pernah mengijinkan suami bertindak seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau jika ada suami yang melarang istrinya berbuat kebaikan, melaksanakan aktivitas yang di minta oleh Allah dan Rasulnya, maka tidak perlu UU KDRT, Islampun melarang keras tindakan suami tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi jika sang suami dengan pemahaman syariatnya, pemahaman ilahiyah untuk menjaga keluarganya dari siksaaan Api Neraka kemudian menyuruh sesuatu atau melarang sesuatu, maka Wallahi sesunggunhnya Allah tidak akan pernah ridho kepad istri-istri yang menantang suaminya dan menuntut kebebasan dirinya melakukan apapun. Sesungguhnya Allah telah mengatur dengan indah hubungan itu dalam&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri[289] ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka)[290]. Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya[291], maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya[292]. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar." (Qs An Nisa 34)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan lihatlah bagaimana Islam mengatur istri-istri yang dikhawatirkan nusyuznya? Al Qur’an pun telah mengaturnya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka mari kita sadari semua untuk senantiasa menjadikan fitrah kebaikan di atas hawa nafsu kita, agar Allah ridho dengan langkah-langkah kita. Dan memanggilnya untuk masuk kedalam SurgaNya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Hai Jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. Maka Masuklah ke dalam jama'ah hamba-hamba-Ku, Masuklah ke dalam syurga-Ku” (Qs Al Fajr 27 – 30)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/339220522683149408-5235776060454882126?l=garishijau.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://garishijau.blogspot.com/feeds/5235776060454882126/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=339220522683149408&amp;postID=5235776060454882126' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/339220522683149408/posts/default/5235776060454882126'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/339220522683149408/posts/default/5235776060454882126'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://garishijau.blogspot.com/2010/07/hukum-atas-bawah-dan-tengah.html' title='Hukum Atas, Bawah dan Tengah'/><author><name>e1</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07122087129737886081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_mkbCn9lEJa8/S_gbfopZ05I/AAAAAAAAABw/pkZueiyLaBI/S220/turkey+1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-339220522683149408.post-1092517723907958500</id><published>2010-05-23T00:46:00.002+07:00</published><updated>2010-05-23T00:51:30.097+07:00</updated><title type='text'>Ketika Maut Menyadarkan Kita [1] [...Fenomena...]</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Sepertinya jauuuh sekali maut, bagaimana tidak ?  klu semua merasa maut itu dekat, pengadilan Allah itu dekat, Neraka dan Surga dekat.....kenapa  maksiat menjamur dimana-mana, kenapa korupsi merajalela, kenapa hedonisme-kecintaan kepada dunia menjadi trend dan seolah menjadi agama baru.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada seorang suami yang begitu menampilkan rasa sayangnya pada keluarga, ketika keluar dari rumahnya berbaur dengan lingkungannya menjadi ganas, rakus...pada apa? Pada tubuh-tubuh yang tidak halal baginya, pada hiburan-hiburan malam berkedok relationship.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada seorang istri yang demikian menjaga dirinya dalam keluarga kemudian ketika dalam kesibukan kerjanya pergi kemana-mana bersama laki-laki lain, makan siang bersama, kunjungan bersama, seolah-olah ikhtilat itu menjadi hal yang boleh dilanggar dengan justifikasi ...’bekerja’.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada seorang istri yang kebetulan menjadi  anggota DPR RI dengan alasan menjalankan amanah rakyat kemudian rela tidak menjalankan perintah suaminya, rela untuk berpisah dengan alasan idealis membela rakyat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada pula seorang direktur yang sangat baik tampilannya, selalu terjaga imagenya, rela meluangkan waktunya ke luar negeri untuk menyalurkan hobi terpendamnya bermain api dengan banyak wanita.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada juga Gayus yang muncul dipermukaan karena memanfaatkan posisinya untuk memperkaya dirinya, padahal itu hanya satu yang tampak, demikian banyak yang tersembunyi yang memanfaatkan posisinya untuk memperkaya dirinya, mempromosikan dirinya atau memperkaya orang lain.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada pula cerita tentang hasil survey  terhadap pelajar SMP dan SMA yang hasilnya sangat mencengangkan 36% siswa pernah berhubungan sex.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Begitu jauh rasanya maut itu.........&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Masih banyak fenomena-fenomena aneh yang terjadi, ....pernah saya tanyakan kenapa malam minggu itu kok jalanan ramai, jawabnya simple....besok liburan jadi sekarang jalan-jalan cari hiburan. Klu memang temati seperti itu...saya jadi tergelitik bertanya ...kok malam jumat , hari yang sangat di istimewakan Allah bahkan menjadi salah satu surat dalam Al Qur’an tidak tampak masjid ramai, surau-surau ramai....klu pun ada satu dua orang tua yang sudah uzur dengan pengeras suaranya melantunkan bacaan-bacaan al quran. Rasanya tidak adil malam minggu demikian ditunggu-tunggu, malah hari yang sangat istimewa...yaitu malam jumat malah ditinggal nonton sinetron.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada fenomena yang cukup aneh, seorang ibu yang mengajar ngaji masyarakat, membimbing anak-anaknya untuk selalu taat kepada Allah dan menjaga kemuliaannya, satu saat berkenalan dengan teknologi internet, dan apalagi klu bukan facebook? Mulailah asyik mencari kawan-kawan lamanya dan mulai ditemukan satu persatu, dari yang kelas preman sampai kelas ikhwan...; saat teman-temannya yang kelas preman menyapa dengan penuh manis, sang ibu tersentak gembira dan menulis “aduuh aduuuh aduuh mas A, sudah lama nggak ketemu ya, aduuh aduuh kok bisa kita ketemu lagi.....” ekspresi keceriaan yang berlebihan muncul....seakan-akan pemahaman selama bertahun-tahun tentang menjaga izzahnya dilupakan hanya hitungan menit. Bisa dipastikan gurauan-gurauan, basa basi, pertanyaan-pertanyaan yang tidak bermakna bersliweran, dinikmatinya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dan tiba-tiba saya mendapat kiriman puisi dari seorang teman, puisi dari seorang penyair kondang yang saat itu berbaring sakit, alm Rendra, yang berjudul  Renungan Indah. Beberapa bait syairnya adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seringkali aku berkata, ketika semua orang memuji milikku&lt;br /&gt;Bahwa sesungguhnya ini hanyalah titipan&lt;br /&gt;Bahwa mobilku hanyalah titipan&lt;br /&gt;Bahwa rumahku hanyalah titipan&lt;br /&gt;.......&lt;br /&gt;......&lt;br /&gt;Tetapi mengapa aku tidak pernah bertanya,&lt;br /&gt;Mengapa Dia menitipkan padaku??&lt;br /&gt;Untuk apa dia menitipkan ini padaku ?&lt;br /&gt;.......&lt;br /&gt;.......&lt;br /&gt;Mengapa hatiku justru merasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya?&lt;br /&gt;Ketika diminta kembali, kusebut sebagai musibah....&lt;br /&gt;Kusebut itu ujian, kusebut itu adalah petaka&lt;br /&gt;........&lt;br /&gt;........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indah dan sangat bermakna puisi tersebut, tapi bukan itu yang mau saya jelaskan disini, tetapi pada menjawab apakah penyadaran-penyadaran seperti yang dituliskan dalam puisi itu harus menunggu ketika kita terbaring di rumah sakit? Atau bahkan ketika maut sedang menghadang kita??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontinyu...(2)  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/339220522683149408-1092517723907958500?l=garishijau.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://garishijau.blogspot.com/feeds/1092517723907958500/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=339220522683149408&amp;postID=1092517723907958500' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/339220522683149408/posts/default/1092517723907958500'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/339220522683149408/posts/default/1092517723907958500'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://garishijau.blogspot.com/2010/05/ketika-maut-menyadarkan-kita-1-fenomena.html' title='Ketika Maut Menyadarkan Kita [1] [...Fenomena...]'/><author><name>e1</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07122087129737886081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_mkbCn9lEJa8/S_gbfopZ05I/AAAAAAAAABw/pkZueiyLaBI/S220/turkey+1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-339220522683149408.post-7277653933257082399</id><published>2009-11-14T08:53:00.003+07:00</published><updated>2009-11-14T08:59:11.756+07:00</updated><title type='text'>Malu-maluin ...Nggak punya malu ...</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Baru-baru ini muncul Pahlawan “Kebebasan” baru di Indonesia, “Kebebasan” dalam artian bebas berekpresi, bebas tanpa batas, dan hancurkan sekat-sekat nilai ‘tradisional’. Seperti apa ekspresi ‘kepahlawanan kebebasan’ itu ? &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Awal dari semua itu adalah ketika jam 14.00 WIB seorang berinisial JA memposting di Twitter “If I Got 3000th follower today, i ll got into circle K&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;naked’ dan janji itu dipenuhi di circle K kawasan Bintaro jam 00.10 Wib (23/9/09), Alasannya simple karena sudah terlanjur berjanji, maka janji harus ditepati. Apakah itu hal baru? He he bukan-bukan, sensasi seperti itu sudah banyak dilakukan di berbagai negara. Sekali lagi itu bukan hal baru itu adalah sensasi ikut-ikutan, orang manajemen bilang strategy ‘follow me, ato follower....&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mari kita lihat sederet ‘kepahlawanan kebebasan’ di beberapa negara&lt;/p&gt;  &lt;ul&gt;&lt;li class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-indent:-18.0pt;mso-list:l0 level1 lfo1"&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;mso-fareast-font-family:Symbol;mso-bidi-font-family: Symbol"&gt;&lt;span style="mso-list:Ignore"&gt;·&lt;span style="'font:7.0pt"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;15 orang berbelanja telanjang di Mall sebuah pusat perbelanjaan di Oxford Street, orang inggris menyebutnya sebagai orang-orang naturist (2004) &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;ul&gt;&lt;li class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent:-18.0pt;mso-list:l0 level1 lfo1"&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;mso-fareast-font-family:Symbol;mso-bidi-font-family: Symbol"&gt;&lt;span style="mso-list:Ignore"&gt;·&lt;span style="'font:7.0pt"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Seorang Mayor angkatan Udara Jepang dalam keadaan telanjang berbelanja di saat larut malam (8 november 2008), akhirnya dihukum skorsing 10 hari karena dituduh melakukan perbuatan tidak senonoh&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;ul&gt;&lt;li class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-indent:-18.0pt;mso-list:l0 level1 lfo1"&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;mso-fareast-font-family:Symbol;mso-bidi-font-family: Symbol"&gt;&lt;span style="mso-list:Ignore"&gt;·&lt;span style="'font:7.0pt"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Pihak berwenang malaysia sedang menyelidiki adegan lari bugil untuk sebuah acara TV Eropa yang dilakukan di salah satu pulau di Malaysia, 16 dari 22 peserta lari tersebut telanjang bulat, lainnya hanya menggunakan celana dalam.(Me1 2009)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;ul&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Setelah peristiwa belanja bugil seluruh infotainment memberitakan tanpa henti, dan decak kagum dan simpati bermunculan, bahkan menjadi inspirasi sebuah lagu, dan menjadi inspirasi bagi yag lain untuk melakukan hal yang sama....&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Astaghfirullah, fenomena apalagi ini ?&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Ingatkah fenomena jilbab yang berjibaku dengan berbagai kebijakan yang mengekang dan tekanan yang kuat sejak tahun 1985 hingga 1991? Seluruh siswa yang berjilbab diwajibkan lepas jilbab pada jam2 sekolah&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;jika bersekolah di sekolah-sekolah non agama!! Bahkan banyak yang akhirnya harus dikeluarkan oleh pihak sekolah karena aturan tersebut, demo-demo dimana-mana menuntut diperbolehkannya berbusana sesuai agamanya, tapi &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;akhirnya dengan komitmen yang kuat ‘syariat’ ini dirasakan dan menjadi sebuah kenikmatan berbusana di Indonesia saat ini.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Memang ironis yang terjadi saat ini, dunia infotainment membuat segala macam tipu daya dibungkus dalam kisah indah acara-acara TV; Tayangan Gosip, dan sesi-sesi yang berusaha mencari simpatik dan perhatian orang banyak.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Adalah beralasan janji sehingga merasa harus memenuhi janjinya bertelanjang sambil berbelanja di circle K, padahal secara tegas dalam koridor hukum nadzar di atur demikian indah oleh Islam. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin mengatakan [Fatawa Al-Mar'ah, dari Fatawa Syaikh Ibn Utsaimin] :&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Akan saya kemukakan mukadimah terlebih dahulu sebelum menjawab boleh tidaknya nadzar, yaitu bahwa tidak semestinya seseorang melakukan nadzar, sebab pada dasarnya hukum nadzar itu makruh ataupun diharamkan sebab Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarangnya di dalam sabdanya, “Sesungguhnya ia tidak pernah membawa kebaikan dan sesungguhnya ia hanya dikeluarkan (bersumber) dari orang yang bakhil” [ Hadits Riwayat Al-Bukhari dalam kitab Al-Iman (6608,6609), Muslim di dalam kitab An-Nadzar (1639,1640)]&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;Bila nadzar tersebut berupa ibadah seperti shalat, puasa, sedekah atau I’tikaf, maka harus ditepati. Tetapi bila ia nadzar maksiat seperti membunuh, berzina, minum khamr atau merampas harta orang lain secara zhalim dan semisalnya maka tidak boleh menepatinya tetapi dia harus membayar kafarat sumpah, yaitu memberi makan sebanyak sepuluh orang miskin dan seterusnya. (Al-Fatawa Asy-Syar’iyyah Fi Al-Masa’il Al-Ashriyyah Min Fatawa Ulama Al-Balad Al-Haram, edisi Indonesia Fatwa-Fatwa Terkini, Penerbit Darul Haq)&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Jika nadzar saja di atur demikian ketat apalagi sebuah janji, saya tegaskan ... apalagi &lt;strong&gt;sebuah janji kemaksiatan&lt;/strong&gt;. Maka tidak seharusnya dijalankan, kecuali memang ada hidden agenda...sebuah sensasi, usaha untuk mempromosikan diri. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Tapi apa peduli kita, toh tubuh-tubuh gue sendiri, ngapain loe larang-larang gue!! Bisa jadi ada komentar seperti itu, tapi mereka melupakan bahwa mereka sengaja memprovokasi, mensosialisasikan moral yang bertentangan dengan agama ke semua orang. Jika mereka telanjang di kamar mereka sendiri, di kamar mandi mereka sendiri mau 1 jam, 2 jam ato seharian silahkan saja....tidak ada aspek penjerumusan perpektif moral.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Tapi mengingat JA adalah orang biasa saja, sutradara juga nggak beken beken amat, maka wajarlah memerlukan sensasi agar mulai dikenal orang.....&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;Saykoji mestinya tidak perlu mengapresiasi dengan lagunya...sayang untuk sekelas saykoji bikin lagu untuk semakin mensosialisasikan 'kejatuhan moral, apalagi kita masyarakat beragama. Ingatlah pesan indah rasulullah “Apabila kamu tidak malu maka perbuatlah apa yang kamu mau.” (Bukhari).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Kasihan ya...., malu-maluin ya....nggak punya malu .......!!!&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/339220522683149408-7277653933257082399?l=garishijau.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://garishijau.blogspot.com/feeds/7277653933257082399/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=339220522683149408&amp;postID=7277653933257082399' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/339220522683149408/posts/default/7277653933257082399'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/339220522683149408/posts/default/7277653933257082399'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://garishijau.blogspot.com/2009/11/malu-maluin-nggak-punya-malu.html' title='Malu-maluin ...Nggak punya malu ...'/><author><name>e1</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07122087129737886081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_mkbCn9lEJa8/S_gbfopZ05I/AAAAAAAAABw/pkZueiyLaBI/S220/turkey+1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-339220522683149408.post-8291810567723581979</id><published>2009-08-09T00:56:00.000+07:00</published><updated>2009-08-09T00:57:59.862+07:00</updated><title type='text'>[Fenomena facebook2] Ketika Ukhuwah jadi kambing hitam</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Ada rasa yang kurang jika sehari saja jari-jari ini belum Klik facebook untuk tahu respon statusnya, atau mengetahui status teman-temannya, atau ingin update ‘kondisi hatinya’ dalam status facebook.&lt;br /&gt;Coba bandingkan dengan membasahi bibir dengan bacaan Al Qur’an, atau bertasbih, beristighfar atau sekedar melafalkan sholawat nabi...dalam satu hari, padahal kita tahu Rasulullah minimal 73 kali beristighfar memohon ampunan....,dengan kondisi yang Allah jaminkan terjaga dari dosa-dosa.&lt;br /&gt;Adalah hal di anjurkan oleh Allah untuk senantiasa bermuhasabah, menengok ke belakang, mengingat-ingat masa lalunya, dan bernostalgia.....tapi dengan tujuan untuk memperbaiki diri, tapi dengan tujuan untuk menangis, terpekur di hadapan Allah memohon Ampun atas khilaf dan dosa-dosanya.&lt;br /&gt;“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat).” (QS. Al-Hasyr : 18)&lt;br /&gt;Dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda : “Orang cerdas (berakal) ialah orang yang menghisab dirinya dan berbuat untuk setelah kematian. Dan, orang yang lemah ialah orang yang mengikutkan dirinya kepada hawa nafsunya dan berangan-angan kepada Allah.” (At-Tirmidzi)&lt;br /&gt;Rasanya tidak ada yang salah, bercakap-cakap, senda gurau, saling mengomentari status....., dan memang tidak ada yang salah. Yang ada adalah kebenaran datangnya dari Allah dan atas dasar hukumnyalah salah benar itu ditetapkan . &lt;br /&gt;Dan katakanlah: "Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir." Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. Dan jika mereka meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek. (Qs Al Kahfi 18)&lt;br /&gt;Ingatkah kisah Fatimah Putri Rasulullah ketika Ali RA, Suaminya sedang bepergian, kemudian datang ke rumahnya seorang akhwat sahabatnya. Maka dengan berat hati Fatimah berkata wahai sahabatku, sessungguhnya amat rindu hatiku kepada mu untuk bertemu tetapi sayang saya belum minta ijin suamiku untuk menerimamu masuk ke rumahku, datanglah kembali esok, insya Allah nanti saya minta ijin kepada suamiku.&lt;br /&gt;Kesesokan harinya datanglah kembali sang akhwat ke rumah Fatimah sambil membawa anak laki-lakinya. Dan Ketika terbuka pintunya Fatimah kembali berkata “ Wahai sahabatku sesungguhnya suamiku telah mengijinkan aku menerima kunjungan mu , tetapi saya belum meminta ijin terhadap anakmu, kembalilah besok wahai sahabatku....&lt;br /&gt;Kisah ini bukan sebuah pembenaran seorang Akhwat harus terkungkung dalam rumahnya, ini adalah pembelajaran akhlaq yang luar biasa seorang istri kepada suaminya, seorang istri dalam menjaga dirinya dan kehormatan keluarganya.&lt;br /&gt;Dengan terbukanya sekat-sekat komunikasi melalui media Online apasaja, SMS, Blog, Facebook, Chatting,.....dan lainnya. Kekuatan Akhlaq kita di uji, bukan hanya sekedar koridor ikhtilat yang yang semakin transparan tetapi pemahaman tentang akhlaq dalam berkomunikasi, muhrim dan bukan muhrim, ukhuwah dan senda gurau.&lt;br /&gt;Menarik memang fenomena Online, dari Online masuk ke hati, dari Online muncul ide reuni, maka jangan heran Facebook membuat demam reuni seperti virus H1N1, cepat menyebar dari Reuni SMA, SMP, SD, hingga perguruan tinggi. Yang belum pernah terdengar adalah reuni TK.....&lt;br /&gt;Kita menjustifikasi sebuah komunikasi dengan Ukhuwah, Reuni dengan Ukhuwah, Facebook dengan Ukhuwah, Senda Gurau dengan Ukhuwah, saling bertukar foto dengan Ukhuwah, narsis dengan Ukhuwah......Ukhuwah di jadikan Kambing hitam. Tanpa tahu makna sesungguhnya dari Ukhuwah.&lt;br /&gt;Ukhuwah Islamiyah adalah persauadaraan yang dilandasi oleh Akidah Islam, yang dijunjung tinggi dari kecintaan kepada Allah dan rasulNya. Bukan dibangun berdasarkan Nafsu, hasrat laki-laki dan perempuan...,pikiran dan dan niat kecintaan pada dunia.&lt;br /&gt;“Katakan, ‘Inilah jalanku. Aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak kepada Allah dengan hujjah yang nyata’.” (QS. Yusuf : 108)&lt;br /&gt;Berhati-hatilah dalam berbaur, dalam berinteraksi, tutup rapat-rapat pintu-pintu syetan, selalu perbaharui niat dan sucikanlah jiwa-jiwa kita. “Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya” (Asy-Syams 9-10)&lt;br /&gt;Mari kembalikan kembali rasa malu kita, yang mungkin tercecer, atau hilang karena peradaban dan pergolakan jaman. Jaga diri dan keluarga kita ....dari jahatnya syetan-syetan yang senantiasa menggoda dari seluruh penjuru arah.&lt;br /&gt;Malulah kamu semua kepada Allah dengan sebenar-benaranya rasa malu. Para sahabat menjawab: “Sesungguhnya kami telah malu wahai Rasulullah”. Rasulullah bersabda: “Bukan seperti itu. Akan tetapi orang yang malu kepada Allah dengan sebenar-benarnya malu itu hendaklah menjaga kepala dan apa yang memenuhinya, memelihara perut dan apa yang menjadi isinya, mengingat kematian dan kehancuran, dan barang siapa menghendaki kehidupan akhirat ia akan meninggalkan perhiasan dunia. Maka barang siapa dapat melaksanaan hal ini ssesungguhnya ia telah malu kepada Allah dengan sebenar-benarnya malu”. HR. At Tirmidzi dan Al Hakim. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/339220522683149408-8291810567723581979?l=garishijau.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://garishijau.blogspot.com/feeds/8291810567723581979/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=339220522683149408&amp;postID=8291810567723581979' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/339220522683149408/posts/default/8291810567723581979'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/339220522683149408/posts/default/8291810567723581979'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://garishijau.blogspot.com/2009/08/fenomena-facebook2-ketika-ukhuwah-jadi.html' title='[Fenomena facebook2] Ketika Ukhuwah jadi kambing hitam'/><author><name>e1</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07122087129737886081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_mkbCn9lEJa8/S_gbfopZ05I/AAAAAAAAABw/pkZueiyLaBI/S220/turkey+1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-339220522683149408.post-94321242820486173</id><published>2009-05-13T16:31:00.006+07:00</published><updated>2009-05-13T17:02:11.400+07:00</updated><title type='text'>[Fenomena Facebook] Ketika Iffah mulai luntur......</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Ketika perpecahan keluarga menjadi tontonan yang ditunggu dalam sebuah episode infotainment setiap hari. Ketika aib seseorang ditunggu-tunggu ribuan mata bahkan jutaan dalam berita-berita media massa. Ketika seorang celebritis dengan bangga menjadikan kehamilannya di luar pernikahan yang sah sebagai ajang sensasei yang ditunggu-tunggu ...’siapa calon bapak si jabang bayi?’ &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada khabar yang lebih menghebohkan, lagi-lagi seorang celebrities yang belum resmi berpisah dengan suaminya, tanpa rasa malu berlibur, berjalan bersama pria lain, dan dengan mudahnya mengolok-olok suaminya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Wuiih......mungkin kita bisa berkata ya wajarlah artis, kehidupannya ya seperti itu, penuh sensasi.Kalau perlu dari mulai bangun tidur sampai tidur lagi, aktivitasnya diberitakan dan dinikmati oleh publik.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Wuiiih......ternyata sekarang bukan hanya artis yang bisa seperti itu, sadar atau tidak, ribuan orang sekarang sedang menikmati aktivitasnya apapun diketahui orang, dikomentarin orang bahkan mohon maaf ....’dilecehkan’ orang, dan herannya perasaan yang didapat adalah kesenangan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Fenomena itu bernama facebook, setiap saat para facebooker meng update statusnya agar bisa dinikmati dan dikomentarin lainnya. Lupa atau sengaja hal-hal yang semestinya menjadi konsumsi internal keluarga, menjadi kebanggaan di statusnya. Lihat saja beberapa status facebook :&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seorang wanita menuliskan “Hujan-hujan malam-malam sendirian, enaknya ngapain ya.....?”------kemudian puluhan komen bermunculan dari lelaki dan perempuan, bahkan seorang lelaki temannya menuliskan “mau ditemanin? Dijamin puas deh...”&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seorang wanita lainnya menuliskan “ Bangun tidur, badan sakit semua, biasa....habis malam jumat ya begini...:” kemudian komen2 nakal bermunculan...&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada yang menulis “ bete nih di rumah terus, mana misua jauh lagi....”, ----kemudian komen2 pelecehan bermunculan&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada pula yang komen di wall temannya “ eeeh ini si anu ya ...., yang dulu dekat dengan si itu khan? Aduuh dicariin tuh sama si itu....” ----lupa klu si anu sudah punya suami dan anak-anak yang manis&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Yang laki-laki tidak kalah hebat menulis statusnya “habis minum jamu nih...., ada yang mau menerima tantangan ?’----langsung berpuluh2 komen datang&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada yang hanya menuliskan, “lagi bokek, kagak punya duit...”&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada juga yang nulis “ mau tidur nih, panas banget...bakal tidur pake dalaman lagi nih”&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dan ribuan status-status yang numpang beken dan pengin ada komen-komen dari lainnya &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p align="justify"&gt;Dan itu sadar atau tidak sadar dinikmati oleh indera kita, mata kita, telinga kita, bahkan pikiran kita.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Ada yang lebih kejam dari sekedar status facebook, dan herannya seakan hilang rasa empati dan sensitifitas dari tiap diri terhadap hal-hal yang semestinya di tutup dan tidak perlu di tampilkan.&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seorang wanita dengan nada guyon mengomentarin foto yang baru sj di upload di albumnya, foto-foto saat SMA dulu setelah berolah raga memakai kaos dan celana pendek.....padahal sebagian besar yg didalam foto tersebut sudah berjilbab&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada seorang karyawati mengupload foto temannya yang sekarang sudah berubah dari kehidupan jahiliyah menjadi kehidupan islami, foto saat dulu jahiliyah bersama teman2 prianya bergandengan dengan ceria....&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada pula seorang pria meng upload foto seorang wanita mantan kekasihnya dulu yang sedang dalam kondisi sangat seronok padahal kini sang wanita telah berkeluarga dan hidup dengan tenang&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p align="justify"&gt;Rasanya hilang apa yang diajarkan seseorang yang sangat dicintai Allah...., yaitu Muhammad, Rasulullah kepada umatnya. Seseorang yang sangat menjaga kemuliaan dirinya dan keluarganya. Ingatkah ketika Rasulullah bertanya pada Aisyah “ Wahai Aisyah apa yang dapat saya makan pagi ini?” maka Istri tercinta, sang humairah, sang pipi merah Aisyah menjawab “ Rasul, kekasih hatiku, sesungguhnya tidak ada yang dapat kita makan pagi ini”. Rasul dengan senyum teduhnya berkata “baiklah Aisyah, aku berpuasa hari ini”. Tidak perlu orang tahu bahwa tidak ada makanan di rumah rasulullah....&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Ingatlah Abdurahman bin Auf mengikuti Rasulullah berhijrah dari mekah ke madinah, ketika saudaranya menawarkannya sebagian hartanya, dan sebagian rumahnya, maka abdurahman bin auf mengatakan, tunjukan saja saya pasar. Kekurangannya tidak membuat beliau kehilangan kemuliaan hidupnya. Bahwasanya kehormatan menjadi salah satu indikator keimanan seseorang, sebagaimana Rasulullah SAW, bersabda, “Malu itu sebahagian dari iman”. (Bukhari dan Muslim).&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Dan fenomena di atas menjadi Tanda Besar buat kita umat Islam, hegemoni ‘kesenangan semu’ dan dibungkus dengan ‘persahabatan fatamorgana’ ditampilkan dengan mudahnya celoteh dan status dalam facebook yang melindas semua tata krama tentang Malu, tentang menjaga Kehormatan Diri dan keluarga.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Dan Rasulullah SAW menegaskan dengan sindiran keras kepada kita “Apabila kamu tidak malu maka perbuatlah apa yang kamu mau.” (Bukhari). Arogansi kesenangan semakin menjadi-jadi dengan tanpa merasa bersalah mengungkit kembali aib-aib masa lalu melalui foto-foto yang tidak bermartabat yang semestinya dibuang saja atau disimpan rapat. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Bagi mereka para wanita yang menemukan jati dirinya, dibukakan cahayanya oleh Allah sehingga saat di masa lalu jauh dari Allah kemudian ter inqilabiyah – tershibghoh, tercelup dan terwarnai cahaya ilahiyah, hatinya teriris melihat masa lalunya dibuka dengan penuh senyuman, oleh orang yang mengaku sebagai teman, sebagai sahabat. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Maka jagalah kehormatan diri, jangan tampakkan lagi aib-aib masa lalu, mudah-mudahan Allah menjaga aib-aib kita.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Maka jagalah kehormatan diri kita, simpan rapat keluh kesah kita, simpan rapat aib-aib diri, jangan bebaskan ‘kesenangan’, ‘gurauan’ membuat Iffah kita luntur tak berbekas.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/339220522683149408-94321242820486173?l=garishijau.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://garishijau.blogspot.com/feeds/94321242820486173/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=339220522683149408&amp;postID=94321242820486173' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/339220522683149408/posts/default/94321242820486173'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/339220522683149408/posts/default/94321242820486173'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://garishijau.blogspot.com/2009/05/fenomena-facebook-ketika-iffah-mulai.html' title='[Fenomena Facebook] Ketika Iffah mulai luntur......'/><author><name>e1</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07122087129737886081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_mkbCn9lEJa8/S_gbfopZ05I/AAAAAAAAABw/pkZueiyLaBI/S220/turkey+1.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-339220522683149408.post-2862638525072539375</id><published>2009-04-25T00:57:00.009+07:00</published><updated>2009-04-26T00:44:29.299+07:00</updated><title type='text'>Ketika Api Terasa Sedingin Es</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ada fenomena menarik yang mengalir di pelupuk mata kita. fenomena yang terjadi bukan hanya di lingkaran hidup bahkan mungkin didalam diri kita.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ada seseorang yang jauh dari warna hitam, satu ketika melakukan khilaf dengan maksiat. Malamnya bercucuran air mata, menangis menyesali perbuatannya, terpekur khusyu berdoa memohon ampunan....; Satu kali desakan dari hembusan-hembusan maut setan membuatnya mengulangi perbuatan maksiatnya...saat gelap malam kembali terpekur memohon ampunanNya, walau sudah tidak ada lagi cucuran air mata yang menemani. Demikian perbuatan tersebut di ulangi kembali ...tetapi sudah tidak ada lagi cucuran air mata penyesalan, tidak ada kekhusyuan doa memohon ampunanNya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ada seseorang yang sangat aktif dalam kegiatan keagamaan di SMA dulu, demikian pula menjadi aktifis masjid di kampus...kemudian dunia melahapnya dengan kerlap kerlip, hingar bingar, dan asyiknya kebebasan. Sogokan dulu ditentangnya....sekarang menjadi salah satu tujuan hidupnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Orang sudah mulai berhitung, menilai tapi dengan persepsinya. Kebaikan dan keadilan dipersepsikan dalam lingkup absurdnya nilai pemikiran dan panca indra kita. Ada sosok yang jelas-jelas mencuri..., dari mulai niat hingga perbuatannya, karena kepintarannya, membuat orang lain 'sungkan' menghukumi, dan 'lebih mudah' memaafkannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“Andaikata kebenaran itu menuruti hawa nafsu mereka, pasti binasalah langit dan bumi ini, dan semua yang ada di dalamnya. Sebenarnya Kami telah mendatangkan kepada mereka kebanggaan mereka tetapi mereka berpaling dari kebanggaan itu” (Qs Al Muminuun 71)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dan Rasulullah pun Tegas berkata " Fatimah anak saya jikalau mencuri maka akan saya potong tangannya"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kita harus memahami dasar ujian dari Allah agar munculnya kehati-hatian bukan kebutaan. Sebagai seorang Umar bin Khatab menjelaskan tentang hakekat iman " seakan-akan engkau berjalan di jalan penuh dengan duri, maka engkau akan berhati-hati dan menghindari duri-duri ...begitulah iman"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"Dan tanyakanlah kepada Bani Israel tentang Negeri yang terletak di dekat laut ketika mereka melanggar aturan pada hari Sabtu, di waktu datang kepada mereka ikan-ikan (yang berada di sekitar) mereka terapung-apung di permukaan air dan di hari-hari yang bukan Sabtu, ikan-ikan itu tidak datang kepada mereka. Demikianlah kami mencoba mereka disebabkan mereka berlaku fasik"(Qs Al A'raaf 163) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Masing-masing diri harus mau sejenak memikirkan pada titik-titik mana nafsu dunia begitu besar menggelora, dan berhati-hatilah di situlah Allah akan mengujinya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Fenomena-fenomena di atas terjadi hampir diseluruh sisi-sisi kehidupan kita. Sehingga mulailah marak-marak perspektif ilahiyah dikalahkan oleh perspektif otak dan nafsu. Sogok menyogok dibungkus dengan kata hadiah, korupsi dibungkus dengan kepentingan dana sosial yg dibagikan ke masyarakat, uang-uang rakyat bertaburan di dewan terhormat negeri ini dengan sejuta alasan. Maksiat bertebaran, orang-orang yang meramaikan pesta maksiat di berbagai penjuru tempat lebih terhormat dibanding dengan orang-orang yang menjalani hidupnya dengan syar'i menikah mengikuti perpektif ilahiyah. Abdullah Gymnastiar seolah lebih busuk digambarkan dibanding kasus-kasus anggota dewan, tokoh masyarakat yang melahap tubuh-tubuh para wanita (yang sesungguhnya Islam sangat melindungi kedudukannya) dengan harga sangat murah satu juta, dua juta ....&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Orang hamil di luar nikah dengan tenang tersenyum ...mudah kok tinggal ke dokter bayar sekian juta beres..., atau bahkan berapa banyak yang saat ini menikah dalam kondisi sudah berbadan dua. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kejahatan ini seolah telah menjadi gemerlap lampu-lampu menerangi malam, maksiyat sudah menjadi lagu cinta mendayu-dayu dinikmati, korupsi sudah seolah menjadi darah yang mengalir di tubuh setiap manusia....&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Jika sudah terjadi seperti itu maka hati ini tertutup gelap, tidak punya sensitif sama sekali terhadap dosa. Seolah berlomba orang mengerjakan dosa-dosa. Ketika itulah Api menjadi terasa sedingin Es. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Maka tunggulah keputusan Allah............... &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/339220522683149408-2862638525072539375?l=garishijau.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://garishijau.blogspot.com/feeds/2862638525072539375/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=339220522683149408&amp;postID=2862638525072539375' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/339220522683149408/posts/default/2862638525072539375'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/339220522683149408/posts/default/2862638525072539375'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://garishijau.blogspot.com/2009/04/ketika-api-terasa-sedingin-es.html' title='Ketika Api Terasa Sedingin Es'/><author><name>e1</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07122087129737886081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_mkbCn9lEJa8/S_gbfopZ05I/AAAAAAAAABw/pkZueiyLaBI/S220/turkey+1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-339220522683149408.post-3714237547725723399</id><published>2008-04-30T09:00:00.000+07:00</published><updated>2008-04-30T09:04:04.658+07:00</updated><title type='text'>Mereka tidak pernah merubah janjinya</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Ada sosok manusia yang tegas menegakkan kebaikan dan kebenaran, kemudian membawanya ke jeruji besi. Di saat lelah hatinya, gamang pikirannya hasil yang didapat dari sebuah perjuangan, datang teman satu selnya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketika ditanya kenapa anda masuk penjara, jawab sang teman singkat saja, "ya hidupkan butuh uang dan kesenangan, sedang saya nggak punya keahlian ....ya....akhirnya saya rampok saja" wajahnya menerawang sambil bercerita, "kemarin akhirnya saya juga bunuh pemilik rumah, karena melawan saat saya ambil harta bendanya" lanjutnya bercerita. "Ini ke 5 kalinya saya masuk penjara, dan sepertinya yang terakhir ini bakal berakhir di lapangan tembak, alias matek"jawabnya tenang tanpa terlihat ada rasa ketakutan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sang Alim tersenyum....dalam hatinya berkata, kalau dia saja yang mendasari geraknya dengan perbuatan yang di larang agama, dan hanya beorientasi pada dunia demikian PeDe menghadapi kematian. Semestinya kita yang kokoh berjuang di jalan kebenaran hakiki dengan misi yang jelas karena Allah lebih tenang lagi menghadapi cobaan penjara dan kematian.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada pertanyaan retoris dari Sang Kasih, "Apakah orang-orang yang berjalan tertunduk dan terjungkal lebih banyak mendapat petunjuk ataukah orang yang berjalan tegap di atas jalan yang lurus? (Al Mulk 22)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;fenomena aneh memang terjadi saat ini di negara kita, seorang koruptor yang di adili oleh pengadilan, selalu saja tampil tersenyum di depan kamera televisi sambil melambaikan tangannya seolah-olah celebrities, tidak tampak tanda-tanda penyesalan di wajahnya. Bandingkan di China, Jepang, Singapore.....; setiap orang yang dituduh korupsi ketika lampu kamera menyorot wajahnya yang terjadi adalah tunduk malu, bahkan tak jarang selama sidang mereka menggunakan baju putih tanda penyesalan dan tidak sedikit yang melakukan harakiri.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Fenomena lain yang tiap hari bisa kita lihat adalah sinetron, moral yang diajarkan oleh sinetron kepada jutaan masyarakat Indonesia tingkat kejahatanya jauh lebih besar dibanding Narkoba. Jika Narkoba efeknya hanya dirasakan bagi pemakai, Sinetron efeknya dirasakan dari anak-anak hingga kakek nenek. Lihat saja sinetron SUCI, seorang anak desa yang kemudian hamil sebelum nikah ...yang harusnya mendapat hukum moral kemasyarakatan akibat perbuatannya malah menjadi bak pahlawan di sinetron, belum lagi sinetron yang di bintangi Agnes Monica, setali tiga uang hamil dengan orang lain, nikah dengan yang lainnya lagi. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Fenomena kejahatan moral dinikmati oleh masyarakat bak Pahlawan......... &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Pantas saja, hubungan diluar nikah menjadi hal yang biasa, hamil dan menggugurkan menjadi prosesi biasa saja, asal ada uang semua beres. terjadi bukan hanya dikalangan masyarakat grass root, tapi juga pada orang-orang busuk yang ditutupi oleh selimut kehormatan dan kekayaan....&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Ada pernyataan menarik dari Sang Penyayang "diantara orang-orang "Berkeyakinan Kuat" itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah; maka di antara mereka ada yang gugur. Dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu- nunggu dan mereka tidak merobah (janjinya) (Al Ahzab 23)&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Jaman Rasulullah, para sahabat sudah membuktikan janjinya kepada Allah, lihat saja Mushaib Bin Umair, sosok pemuda ganteng, dan modis yang tidak pernah tertinggal trend saat itu, menjadi pujaan gadis-gadis mekah dengan harum tubuhnya yang semerbak. mengalami inqilabiyah - pewarnaan total dengan cahaya illahiyah melalui Keislamannya. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Dirinya rela di usir dari rumah dan hidup sangat sederhana untuk memenuhi janji-janjinya kepada Allah, tugas dari rasulullah untuk futuh madinah di emban mus'aib dan hasinya adalah kesiapan rakyat madinah untuk menerima rombongan hijrah dari madinah.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Diakhir hayatnya beliau syahid dengan banyak luka di tubuhnya. Saat jubahnya digunakan untuk menutupi wajahnya, jubahnya tertarik ke atas sehingga kakinya terlihat. Demikian pula ketika jubahnya ditarik ke bawah menutupi kakinya, wajahnya kelihatan. Hidup mus'aib berubah total dengan kesederhanaan dan keteguhan memenuhi janji-janjinya kepada Alloh, itulah yang membuat Rasulullah meneteskan airmatanya.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Mereka sudah memenuhi janji-janjinya kepada Allah, bagaimana dengan kita. Dengan segala kompetensi dan Skill yang kita miliki, sesungguhnya kita bisa berbuat untuk memenuhi janji-janji kita kepada Allah. Menegakkan kebaikan dan kasih sayang, mengagungkan Asmanya melalui bukti amal perbuatan kita, syukur nikmat dengan wujud tidak bermaksiat....&lt;/p&gt;Mereka tidak pernah merubah janjinya......................tsabat, teguh memenuhi janji kepada Allah, menjadikan Al Qur'an dan sunah sebagai satu-satunya penuntun hidupnya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/339220522683149408-3714237547725723399?l=garishijau.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://garishijau.blogspot.com/feeds/3714237547725723399/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=339220522683149408&amp;postID=3714237547725723399' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/339220522683149408/posts/default/3714237547725723399'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/339220522683149408/posts/default/3714237547725723399'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://garishijau.blogspot.com/2008/04/mereka-tidak-pernah-merubah-janjinya.html' title='Mereka tidak pernah merubah janjinya'/><author><name>e1</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07122087129737886081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_mkbCn9lEJa8/S_gbfopZ05I/AAAAAAAAABw/pkZueiyLaBI/S220/turkey+1.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-339220522683149408.post-2993326335124569489</id><published>2008-04-17T08:22:00.006+07:00</published><updated>2008-04-17T10:34:51.844+07:00</updated><title type='text'>Tolong beri sedikit lagi waktu untukku.....</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Wajah senyum tersungging, keceriaan mewarnai, tatapan kejujuran terasa menusuk hati, sosok yang semua orang pasti senang berlama-lama untuk bersamanya. Sosok mungil anak yang seperti itu adanya, seperti itu tingkahnya....belum ada pikiran "hitam", dan "duri" rasa di hatinya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dibalik keceriaan, lembutnya tatapan wajah ..., rambut di kepalanya mulai terkikis habis. Tubuhnya penuh dengan warna merah tergores, tangannya terlihat titik-titik merah sebagai saksi dari jarum-jarum infus yang senantiasa mengoyaknya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Tuhan sayang sama aku, lihat mama yang dulunya bekerja terus berhenti untuk merawatku, tidak habis rizkinya, Tuhan selalu memberikan rizki buat mama, buat aku berobat" celotehnya membuat hati ini terenyuh " Tuhan sayang aku, mama cerita kalau Tuhan tidak akan memberikan cobaan yang melebihi kekuatanku, aku pasti kuat" mengalir semangat hidup dari ungkapan hatinya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kanker Getah Bening bersama tubuh itu, mendampingi tubuh yang masih terlihat rapuh dan belum bisa tegak bergerak. Bahkan menemani dalam keceriaan gerak candanya, dalam keseriusan membacanya, dan dalam kekhusyuan doanya, mendalam seakan sangat dekat dengan Tuhannya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tak terasa menetes air mata ini melihat semua itu, selalu saja Sang Penyayang mengingatkan diri dengan gambaran jelas, membenturkan hati ini dengan fenomena KekuasaanNya, dan menjatuhkan arogansi dengan kelembutan kisahNya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tubuh ini bergoncang hebat seakan tak kuat menyimpan rasa mendalam. Sang Pengasih tidak pernah berhenti mengalirkan kesejukan kasihnya tapi berjuta harapan diri menutupi sehingga rasa kasih itu seakan hilang larut dalam waktu. DekatNya yang menghangatkan diri menjadi sebuah beban yang menyesakan jiwa, UluranNya terabaikan dengan ramai &amp;amp; bisingnya warna warni dunia.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Apa yang akan kita lakukan ketika Tuhan mendampingi aktivitas kita seperti halnya sosok mungil di atas? Apakah Penyesalan? atau Tumbuhnya kebencian? atau frustasi? atau kedekatan dengan Sang Kekasih.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bukannya TuhanNya mengalirkan sayang kepada kita, Tuhan memberikan sinyal untuk diri ini mempersiapkan perjumpaan dengan Sang Kasih. Tentunya tubuh ini bisa berdandan rapi, memakai wewangian, dan menyiapkan hadiah bagi Sang Kasih. Tentunya kita tidak ingin bertemu Sang Kasih dengan tubuh bergelimang lumpur, tercium bau busuk, tidak membawa apapun untuk sang Kekasih.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Berdandan rapi dengan senantiasa berbalut akhlaq Sang Kekasih, wewangian dengan halusnya hati untuk tidak iri, dengki, dan balutan penyakit-penyakit hati, dan menyiapakan hadiah untuk Sang Kekasih dengan Amal-amal TERBAIK kita.....&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ayo berdandan rapi, menggunakan wewangian dan mempersiapkan hadiah terbaik kita untuk Sang Kasih. ......lirih terdengar doa sang anak yang mungil dalam kesenyapan malam....Tuhan..Tolong beri sedikit lagi waktu untuk....&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/339220522683149408-2993326335124569489?l=garishijau.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://garishijau.blogspot.com/feeds/2993326335124569489/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=339220522683149408&amp;postID=2993326335124569489' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/339220522683149408/posts/default/2993326335124569489'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/339220522683149408/posts/default/2993326335124569489'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://garishijau.blogspot.com/2008/04/tolong-beri-sedikit-lagi-waktu-untukku.html' title='Tolong beri sedikit lagi waktu untukku.....'/><author><name>e1</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07122087129737886081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_mkbCn9lEJa8/S_gbfopZ05I/AAAAAAAAABw/pkZueiyLaBI/S220/turkey+1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-339220522683149408.post-5711539872911804426</id><published>2008-04-09T08:23:00.004+07:00</published><updated>2008-04-15T09:38:32.199+07:00</updated><title type='text'>Persepsi .....Why ?</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Berkali-kali saat menjadi pembicara dengan materi Effective Public Relation, senantiasa saya mengawali dengan 'kedudukan' sebuah persepsi. "Sialnya orang menilai kita"....pertanyaan lanjutannya adalah kenapa orang iseng menilai kita, kenapa orang tidak sibuk saja dengan dirinya sendiri, kenapa banyak orang sok tahu menilai diri kita, kemudian membuat justifikasi-justifikasi sendiri. Ya kenyataannya ...orang menilai kita.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kemarin dalam perjalanan ke jakarta, dengan menggenakan sebuah kaos oblong hitam bertuliskan Kuala Lumpur, jeans hitam dan berselimut jaket kulit hitam ditambah potongan rambut khas "angkatan", turun dari pesawat di bandara soekarno hatta masuk di Bus Damri Jurusan Gambir. Baru saja duduk di samping penumpang, langsung ditanya, "lg dinas ya pak, dari kesatuan mana pak?"&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pernah saat mengisi sebuah pelatihan kiat-kiat dalam memasuki dunia kerja di Fakultas Hukum UNAIR Surabaya, saat itu dengan bercelana jeans, dan baju T-Shirt. Di Awal presentasi dijelaskan CV terutama pengalaman organisasi yang saat ini menjadi Ketua Takmir maka ketika ditanyakan "adakah yang percaya bahwa yang saat ini berbicara di depan anda adalah Ketua Takmir, maka 99,99% menjawab panjang Tidaaaaak.......&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dulu saat pertama kali bekerja, memang terjadi "First Salary Phobia", celana, baju, sepatu dan aksesoris yang sering digunakan hampir menjadi keharusan ......Stylist, branded, dan different. maklum seperti lepas dari jajahan belanda....biasa makan 2x sehari, baju seadanya, eeh dapet gaji lumayan banyak...jadi muncul keinginan untuk mulai menghargai diri ini ini dengan beli-beli barang-barang branded.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Cukup lama terjadi 1 tahun berlalu dan semua orang tahu bahwa barang-barang yang melekat, terpasang di tubuh ini pasti branded.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kemudian seiring waktu mulailah berbelanja kembali di Factory Outlet, di pasar-pasar grosir, di mangga dua, dan sejenisnya. Dengan cukup berbekal 50 ribu 100 ribu, dapat barang-barang yang cukup bagus tentunya setelah melewati perjuangan tawar-tawaran harga yang panjang. Saat barang-barang dari pasar grosir itu dipakai,......adakah orang yang percaya bahwa barang ini dibeli di pasar grosir??????&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Itulah The Power Of Perception............&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;maka berhati-hatilah dalam 'menampilkan' diri, mungkin kita cuek dengan diri kita, seadanya saja atau bahkan memang tanpa skenario terhadap 'persepsi diri'. Tapi tetap saja ...berpasang-pasang mata menilai dan membuat justifikasi-justifikasi tentang persepsi.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ada seorang mahasiswa sebut saja si fulan, setiap hari pake jaket hitam ya satu-satunya itu, di dada kirinya ada tulisan warna merah himpunan Elektro, baunya khasnya dari 1 meter sudah tercium, tas canvas belelnya selalu saja di cangklong di pundaknya. Satu saat dari jarak 100 meter, beberapa mahasiswa yang sedang bercanda melihat ada orang berjaket hitam, dengan tas cangklong....walaupun jauh, kumpulan mahasiswa sambil cekikikan bilang...ayo tebak....pasti orang yang datang itu si fulan..., sosok berjaket hitam, tas canvas belel dengan bau yang khas.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;Ada lagi sosok pegawai yang senantiasa bergurau, dalam cakapnya dia selalu saja bergurau, hampir-hampir tidak pernah terlihat wajah seriusnya. Satu pagi dia ditimpa musibah, dompet berisi uang 5 juta raib, hp-nya pun entah dimana. Wajahnya murung di mejanya, matanya berkaca-kaca seakan-akan akan tumpah air bah. teman-temannya keheranan dan ucapan yang muncul pertama adalah " Eh kenapa lu..., jadi kayak monyet ke panah?" ketika di jawab "saya baru kehilangan dompet berisi uang 5 juta dan hp" maka serentak teman-temannya tertawa...hua ha ha...nggak percaya......&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Di momen lain sang pegawai diminta untuk berceramah tentang rencana strategi memenangkan kompetisi, hasilnya ....belum sempat menjelaskan tentang itu, semua orang sudah terpingkal-pingkal tertawa....,padahal? dia sedang bukan melucu dan bergurau, dan sedang menjelaskan topik yang sangat strategis....tapi itulah persepsi&lt;/p&gt;sesungguhnya mau dipersepsikan sebagai apa tergantung pada yang dikerjakan, dilakukan dan hari-hari tampilan kita. Jika kita ingin dihargai, dipersepsikan seseuai harapan kita maka saat ini duduklah di depan kaca, lihat diri kita, tanamkan apa yg ingin ditampilkan dari gambaran diri yang tampak di kaca, kemudian berubah....&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/339220522683149408-5711539872911804426?l=garishijau.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://garishijau.blogspot.com/feeds/5711539872911804426/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=339220522683149408&amp;postID=5711539872911804426' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/339220522683149408/posts/default/5711539872911804426'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/339220522683149408/posts/default/5711539872911804426'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://garishijau.blogspot.com/2008/04/persepsi-why.html' title='Persepsi .....Why ?'/><author><name>e1</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07122087129737886081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_mkbCn9lEJa8/S_gbfopZ05I/AAAAAAAAABw/pkZueiyLaBI/S220/turkey+1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-339220522683149408.post-9106956285899365714</id><published>2008-03-28T09:01:00.007+07:00</published><updated>2008-04-08T17:25:40.190+07:00</updated><title type='text'>Berbicara dari hati</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;17 tahun silam habis sholat maghrib, bapak mengajak untuk makan di luar, berdua saja katanya. Wah ...khabar gembira karena perut laper dari siang hingga jam 17.00 sibuk mengurus kegiatan OSIS SMA. Ditanya mau makan apa....langsung saja tegas menjawab, kupat tahu, makan yang satu ini memang salah satu favorit, ya ...no 3 setelah lengko (khas tegal) dan bakwan jagung (bikinan ibunda), baru Kupat Tahu....., jadi setiap kaki ini ada di purwokerto maka bisa dpastikan untuk berburu Kupat Tahu.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bapak terasa santai berbicara dan menanyakan pelajaran-pelajaran, menanyakan kegiatan di Osis, menanyakan kegiatan pengajian di IPM dan kajian malam minggu-an, dan hal-hal yang dijalani sehari-hari. Setelah kenyang makan, tiba-tiba bapak mengeluarkan sebuah kotak, tidak dibungkus kado karena saat itu sedang tidak ada yang ulang tahun, kotak yang berisi Jam Tangan. Dengan senyum beliau berkata "alhamdulillah bapak baru dapat rizki, dan yang pertama kali bapak ingat setelah menerima uang adalah kamu belum punya jam tangan"&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Memang dari kecil belajar dari fenomena dan pengalaman sudah menjadi sebuah kebiasan, dan saat menerima jam dari bapak, hati ini langsung saja berkata "tidak mungkin bapak memberikan jam dalam kondisi seperti ini tanpa maksud sesuatu". &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;Di keheningan malam, merenung memikirkan apa yang ingin diungkapkan bapak kepada diri ini. menerawang menyusuri waktu...memang sejak menjadi ketua OSIS hampir-hampir tidak kenal waktu dalam beraktivitas, pulang sekolah masih disekretariat OSIS, malam kadang merencanakan kegiatan-kegiatan OSIS yang akan dilaksanakan. Praktis pulang ke rumah hanya ganti baju kemudian dengan motor honda 800 kesayangan langsung meluncur ke sekolah. Belum lagi mampir di Sekretariat IPM (ikatan pelajar Muhammadiyah) dan kajian di sebuah mushola kecil di dekat rumah seorang kawan.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Luar biasa, hasil nilai tengah semester cukup mengagumkan dari biasa ranking 10 besar langsung meluncur jauh menjadi sepuluh besar pula tetapi dari akhir. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Ini mungkin yang ingin bapak katakan kepada saya dengan memberi sebuah Jam Tangan, Manage Waktu! &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Dalam kisah yang lain , Satu waktu yang masih berbekas hingga sekarang adalah kebiasaan bapak untuk mengajak kami mengunjungi masjid-masjid di purwokerto. Rasanya kedekatan dengan masjid tanpa terasa dipupuk oleh bapak kepada kami. Dan Alhamdulillah semua dari kami sangat dekat dengan masjid sampai saat ini.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Susah meniru 'ilmu hati' bapak untuk diterapkan saat ini, hedonisme dan gempuran ilmu kosmopolitan menjadikan hati menjadi jauh dari kepekaan. Sinetron yang mengajarkan "kejahatan" menjadi konsumsi harian seorang anak. Mungkin kalau seorang anak diberi jam tangan oleh bapaknya saat ini yang muncul adalah komentar " Kok jam ini pak yang dibeli?" harusnya khan yang biru yang style...yang ini dan itu. Yang muncul bukannya kenapa hadiah ini diberikan kepada kita....&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;lepas dari fenomena saat ini, sungguh, betul-betul terasa bagaimana "bahasa hati" bapak sangat berkesan dalam kalbu, bapak menjadi sangat luar biasa di kedalaman diri, luar biasa dalam mempengaruhi pola berpikir. Jika saat ini kadang ada yang memuji diri  ketika "pikir"  mengeluarkan ide-ide.....hati ini berkata, sebenarnya bapak yang dipuji buka diri ini. Karena bapak ada dalam diri ini.... &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Terima kasih pak pelajaran dari hati yang diberikan kepada kami.... &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/339220522683149408-9106956285899365714?l=garishijau.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://garishijau.blogspot.com/feeds/9106956285899365714/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=339220522683149408&amp;postID=9106956285899365714' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/339220522683149408/posts/default/9106956285899365714'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/339220522683149408/posts/default/9106956285899365714'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://garishijau.blogspot.com/2008/03/berbicara-dari-hati.html' title='Berbicara dari hati'/><author><name>e1</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07122087129737886081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_mkbCn9lEJa8/S_gbfopZ05I/AAAAAAAAABw/pkZueiyLaBI/S220/turkey+1.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-339220522683149408.post-5867503605762357326</id><published>2008-03-26T15:25:00.004+07:00</published><updated>2008-03-27T14:15:57.349+07:00</updated><title type='text'>kesejukan itu bernama Ibunda</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Tak sabar rasanya melihat wajah ibunda yang akan datang malam ini, 1 tahun berlalu, terasa begitu lama tidak melihat wajah bunda.&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;Ketika pintu diketuk dan terbuka, terlihat senyum yang indaaaah menawan begitu sejuuk terasa. Tak sanggup lagi bibir ini berkata-kata hanya tetesan air mata yang berbicara bahagia bertemu kekasih hati. Peluk kasing sayang mengaliri seluruh tubuh. Rasanya segala kesombongan luluh, arogansi ilmiah luntur, kepandaian bicara kelu, badan yang besar ini bergetar menahan kerinduan ilahiyah, kecintaan pada seorang bunda.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Bunda, selama ini memang kekakuan diri sering engkau cermati untuk di ubah, agar mencair dengan penuh cinta dan kasih sayang. Sungguh bunda, hati ini sangat cair untuk mengalirkan cinta dan kasih sayang. Mungkin kerapuhan dan kelemahan diri ini yang ingin ditutupi, sehingga muncul arogansi kesombongan.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Bunda, Engkau tidak pernah minta apapun...hanya doa yang selalu engkau harapkan, tapi itupun sering terlewat oleh waktu yang begitu menekan diri. Engkau tidak pernah minta apapun bunda, tapi sekedar bakti seorang anak untuk menanyakan khabar " Bagaimana bunda khabar hari ini?", itupun lewat oleh alam maya harapan dan keinginan. Engkau tidak pernah minta apapun bunda, sekedar menanyakan sakitmu yang menahun pun tidak pernah keluar dari bibir ini. Bukan tidak tahu betapa engkau menahan derita sakitmu, tapi kadang sakit diri yang ada lebih menyibukan dari mengingat rintihanmu.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Bunda saat ini sosokmu sudah ada dihadapan diri ini, tertidur pulas karena menempuh perjalanan yang begitu jauh 12 jam. Mata ini tidak pernah berhenti menatapmu, tubuhmu yang semakin kurus membuat dada ini sesak..., sedih rasanya selama ini tidak pernah begitu focus memperhatikanmu. keriput-keriput di kulitmu yang putih terlihat jelas menandakan waktu telah lama mendampingimu. Tak terasa menetes lagi air mata ini melihat lelahnya wajah ibunda; &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Ya ...lelah, perjuangan menempa diri ini oleh ibunda bukan perjalanan mulus jalan tol, tetapi jalan mendaki penuh liku. Ingat engkau ibunda, saat kecil tanpa tahu engkau tidak mempunyai cukup uang, rengekan meminta susu ultra terus saja mendayu bagai nyanyian tanpa henti. Akhirnya demi cinta bunda kepada kami, engkau usahakan itu ada walau harus berjalan jauh ke rumah sahabatmu yang kebetulan memiliki toko makanan, bukan untuk membeli tetapi engkau buang harga diri dengan meminta, sungguh bunda engkau lakukan semata-mata demi kami. Ingat ketika diri ini mulai pandai, menjadi ketua OSIS di sebuah SMA favorit, mungkin engkau melihat diri ini sudah mulai mengajari, diri sudah mulai bisa berdalih, dan merasa terbang ke awan tinggi dan melihatmu kecil dari atas. Engkau hanya mengelus dada dan memberikan cinta tanpa beban pada diri ini, senantiasa menghidupi hati kami, melayani keinginan kami, tanpa sempat memikirkan kebutuhan untuk dirimu ibunda.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Bunda, ingat engkau ketika datang ke bandung melihat tempat tinggal sementara selama kuliah di sana, kamar ukuran 2 x 3 yang hanya cukup untuk kasur di lantai bawah, meja belajar harga 45 ribu dan lemari plastik. Engkau menangis...., jangan menangis bunda, diri ini memang harus ditempa agar tidak lebih terbang ke awan membumbung dalam kesombongan. Engkau menangis mendengar cerita teman-teman saat itu, yang bercerita makan hanya 2x sehari untuk menghemat biaya di bandung, kadang puasa daud dijalani, .....jangan menangis bunda, yakinlah fase perjuangan harus ada dalam tempuhan kesuksesan.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Dulu engkau bangun tengah malam, bersimpuh dihadapan Allah, mendoakan anak-anakmu. Sekarang Engkau pun tetap berdoa mendoakan kami, bahkan engkau masih saja menangis sambil berdoa karena agar kami mudah berjalan menapaki kehidupan, agar kami mudah membuang duri-duri dari jalan kami.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Bunda, sesejuk apapun air pegunungan, sedingin apapun batu es membarakan air, sungguh kesejukan mu menghilangkan segala dahagaku....&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/339220522683149408-5867503605762357326?l=garishijau.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://garishijau.blogspot.com/feeds/5867503605762357326/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=339220522683149408&amp;postID=5867503605762357326' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/339220522683149408/posts/default/5867503605762357326'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/339220522683149408/posts/default/5867503605762357326'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://garishijau.blogspot.com/2008/03/kesejukan-itu-bernama-ibunda.html' title='kesejukan itu bernama Ibunda'/><author><name>e1</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07122087129737886081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_mkbCn9lEJa8/S_gbfopZ05I/AAAAAAAAABw/pkZueiyLaBI/S220/turkey+1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-339220522683149408.post-8010785547226207014</id><published>2008-03-25T07:43:00.000+07:00</published><updated>2008-03-25T08:28:13.156+07:00</updated><title type='text'>Pembedanya adalah Pengorbanan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Ketika orang bicara, sebaik apapun berdalil, dan berorasi...maka orang bisa melihat perbedaannya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketika Pemimpin memerintahkan, menginstruksikan, meminta ini itu untuk dilakukan....bawahannya akan bisa pula membedakan&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketika orang tua marah, menangis, berharap sesuatu terhadap kita anaknya....anak itu membandingkan pula untuk melihat sebuah perbedaan&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Perbedaan antara berbicara dengan kenyataan, memerintah dengan mencontohkan, atau mengharapkan dengan mendorong adalah satu kata Pengorbanan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hasan Al banna bahkan secara lugas menghubungkan kata pengorbanan dengan jihad dalam sebuah kata Tidak Mungkin Jihad tanpa Pengorbanan. Jihad di jaman rasul adalah pembeda bagi mereka yang munafik atau yang benar-benar beriman.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebanyak apapun perkataan, tanpa ada pengorbanan dalam menjalankan hanya menjadi hiasan bibir semata. Sekeras apapun seorang pemimpin menginstruksikan perintah kepada bawahan tanpa ketauladanan pengorbanan hanya akan tampak sebuah arogasi ketuhanan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mahatma Gandhi, perjuangan tiada henti, berbicara dengan hati dan melangkah dengan penuh pengorbanan. Soekarno berorasi dimana-mana, dengan penuh pengorbanan dijalani pengasingan dan penjara. Eka Cipta, sosok pengusaha sukses, datang ke Indonesia dengan harapan, dibuktikan dengan pengorbanan berdagang, dan banyak lagi sosok-sosok yang membuktikan sesuatu dengan pengorbanan, hasilnya adalah mereka menjadi sosok yang berbeda.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mungkin terlalu mendunia, mari kita berbicara pada tauladan yang melangit....menembus jajaran langit tujuh menuju pada kemuliaan di sisi Alloh.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya selalu saja teringat Mus'aib Bin Umair, Sosok anak pengusaha kaya, yang senantiasa berdandan parlente, menjadi pujaan berpuluh-puluh gadis di Mekah. Sesaat setelah cahaya Allah masuk di kalbunya, terjadi inqilabiyah(perubahan), di al qur'an di istilahkan dengan Shibghoh (celupan)-Shibghotallah (celupan Allah); maka tidak akan pernah menjadi sejarah ketika beliau tidak melakukan pengorbanan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saat rasul sedang bercengkrama dengan sahabat-sahabatnya dan datanglah sosok mushaib dengan baju yang penuh dengan 'tambalan', beliau menangis, menangis terseguk-seguk hingga membuat sahabat ikut bersedih, kemudian Rasul bertanya kepada sahabat-sahabatnya " Wahai sahabatku, jikalau engkau saat ini memiliki harta yang banyak, dapat berganti-ganti baju setiap saat, mempunyai rumah yang megah, bagaimana menurutmu?" Sahabat menjawab tentunya kami berbahagia ya rasul...., Rasul berkata kembali tidak sesunguhnya tidak, apa yang sekarang kalian rasakan jauh lebih membahagiakan dibandingkan gambaran yang saya tanyakan tadi"&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketika Abu Bakar Shidiq mendampingi rasul berhijrah, wajahnya terlihat ketakutan, sebentar-sebentar beliau berjalan di depan rasul, kemudian tiba-tiba berjalan di belakang rasul, tak berapa lama abu bakar pindah ke sisi rasul, demikian terus menerus sehingga membuat rasul bertanya "Wahai kekasih Allah ada apa gerangan berlaku seperti itu?", Abu Bakar menjawab "Wahai Rasulullah, sesungguhnya saya sangat khawatir, terpikir oleh saya bagaimana nanti jika ada musuh yang akan melemparkan tombak dan memanah engkau dari depan, maka segera saya ke depan, kemudian terpikir lagi bagaimana kalau musuh ada dari belakang, kemudian saya ke belakang", Rasul berkata " Wahai sahabatku, apakah engaku lebih rela terluka dan mati untuk melindungi aku?" Abu bakar menjawab " Benar wahai Rasulullah, hamba lebih rela hamba yang terluka dan mati"&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tidak akan pernah habis kita membahas pengorbanan para sahabat, tapi kita sulit membahas pengorbanan-pengorbanan yang telah kita lakukan. Jauuuh lebih banyak waktu kita korbankan untuk harapan &amp;amp; cita-cita keduniaan kita, banyak tangisan menetes karena rasa kecewa dan masalah yang menimpa kita, timbul banyak kekhawatiran dalam diri kita harta, karir, kesehatan dan alam dunia lainnya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sungguh jika kita mau berbeda di mata manusia dan mulia di mata Alloh, maka jadikan pengorbanan sebagai kunci hidup kita....&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/339220522683149408-8010785547226207014?l=garishijau.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://garishijau.blogspot.com/feeds/8010785547226207014/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=339220522683149408&amp;postID=8010785547226207014' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/339220522683149408/posts/default/8010785547226207014'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/339220522683149408/posts/default/8010785547226207014'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://garishijau.blogspot.com/2008/03/pembedanya-adalah-pengorbanan.html' title='Pembedanya adalah Pengorbanan'/><author><name>e1</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07122087129737886081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_mkbCn9lEJa8/S_gbfopZ05I/AAAAAAAAABw/pkZueiyLaBI/S220/turkey+1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-339220522683149408.post-6034353044564461389</id><published>2008-03-24T16:14:00.001+07:00</published><updated>2008-03-24T16:16:21.851+07:00</updated><title type='text'>Sejauh Melangkah Berjuta Kisah Bersama</title><content type='html'>Tidak pernah lepas dari ingatan, ketika diri ini jatuh, terjerembab, terkapar tanpa tenaga, engkau senantiasa membantu untuk tegak kembali dan berjalan, lantunan kata-kata dari bibirmu mengalir bagai sejuknya air membasahi kerongkongan yang kering kehausan.&lt;br /&gt;            Kadang ketika bahagia kudapat, keceriaan terhampar, tawa tergelak, kesuksesan bertubi menghampiri…,kilatan waktu melupakan kebutuhan akan dirimu di sisi ku, hingga keceriaan itu habis tak tersisa olehku, tawa itu lenyap kunikmati, sukses itu melambungkan diri ini. Kamu tersenyum mendengar ocehan bibirku menceritakan bahagia yang kudapat walau tanpa kuberi setetespun bahagia itu untuk dirimu.&lt;br /&gt;            Tetapi ketika gelap kuraskan kembali, terjalnya jalan yang kulewati menyakiti tapak kakiku, airmata mengucur deras karena sakiitnya hati, goncangnya batin karena ditinggal orang-orang yang dicintai…..maka keberadaanmu, sahabatku …ter-amat  begitu berarti.&lt;br /&gt;            Ribuan kilometer telah kita tempuh bersama, bukan satu kisah kita selami bersama tetapi jutaan kisah kita lukiskan penuh warna tergores. Seiring berjalannya waktu, berputar-cepatnya jarum jam menandakan perubahan hari demi hari, musim berganti menerpa diri, tidak terasa kita mulai disibukan dengan nada-nada dunia.&lt;br /&gt;            Saat engkau membutuhkan aku, untuk berdiri tegak, tegar tersenyum dalam kesedihan …, aku sedang berada di alam lain, sedang asyik dengan maian baruku bertemu dengan para klien, menghitung komisi jualanku…..&lt;br /&gt;            Saat tersadar dan moment itu hilang, aku mencoba menenangkan diri ini dengan beberapa alasan, seratus alasan bahkan berjuta-juta alasan untuk justifikasi ketidakhadiranku untuk mu. Dan wajar ketika aku berusaha menjelasakan sejuta alasan itu kepadamu,  kamu tidak lagi mau mendengarku, bahkan ketika aku berusaha memandang wajah kamu, kamu memalingkan wajah seakan jijik kepadaku.&lt;br /&gt;            “Ah ……paling tidak akan lama begitu,”kataku meyakinkan diri. ”Ah ..paling dia masih sedih sehingga penjelasanku tidak mau didengarnya” atau ”Ah….egp ajalah paling kalau butuh kamu akan call aku.&lt;br /&gt;            Sehari kutunggu, satu minggu kunanti sekarang beberapa bulan berlalu dan engkau masih saja marah kepadaku. Malam itu aku benar-benar merenungkan perjalanan yang telah kita tempuh bersama, dan malam itu aku benar-benar menjadi ‘narapidana’ jauh darimu. Aku sadaaar….aku benci diriku, aku memang salah….., egois, mau menang sendiri, …dan ratusan cacian untuk diriku mengalir dari bibir ini. Sampai lelah tubuh ini menahan ribuan cacian yang memang pantas untuk aku....;&lt;br /&gt;            Aku masiih ingiin berjalan berjalan dan menikmati goresan kisah kita, seburuk apapun asal engkau masih tetap menggandeng tangan ini. Maafkan aku sahabat, engkau boleh meminta apa saja dariku tetapi jangan pernah memalingkan wajahmu dariku, jangan pernah kau tutup telingamu seakan tuli untuk mendengar keluh kesahku...; Aku sayang kamu dari hatiku sahabatku...., alam lain itu telah aku buang jauh-jauh ....karena kau..aku menjadi kuat berjalan, senyum tersungging karena eratnya tangan kamu memegang.....maafkan aku ...., ayo kita buat lagi sejuta kisah bersama......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/339220522683149408-6034353044564461389?l=garishijau.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://garishijau.blogspot.com/feeds/6034353044564461389/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=339220522683149408&amp;postID=6034353044564461389' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/339220522683149408/posts/default/6034353044564461389'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/339220522683149408/posts/default/6034353044564461389'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://garishijau.blogspot.com/2008/03/sejauh-melangkah-berjuta-kisah-bersama.html' title='Sejauh Melangkah Berjuta Kisah Bersama'/><author><name>e1</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07122087129737886081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_mkbCn9lEJa8/S_gbfopZ05I/AAAAAAAAABw/pkZueiyLaBI/S220/turkey+1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-339220522683149408.post-3999728174533172391</id><published>2008-03-24T14:39:00.001+07:00</published><updated>2008-03-24T14:51:00.829+07:00</updated><title type='text'>Melangkah Menoreh Garis HIjau...</title><content type='html'>Kenapa Greenline?&lt;br /&gt;Line, garis menurut saya lebih tegas dibandingkan sebuah jalan, jalan adalah sesuatu yang dilewati, sedangkan garis bisa lebih luas lagi; bisa berupa penggambaran dari sebuah jalan, bisa juga petunjuk, bisa juga bekas langkah atau bisa juga pembeda antara sesuatu dengan sesuatu yang lain.&lt;br /&gt;Green, Hijau ; lebih bersifat natural, kejujuran yang penuh dinamis, proactive (beda dengan kejujuran warna putih), hijau juga menyejukan mata kita, disisi lain sisi politik atau sisi religius, hijau lebih di arahkan ke Islam. Dan Islam adalah sunahtullah, dan pasti dalam koridor maiyatullah (kebersamaan dengan Alloh).&lt;br /&gt;Melangkah adalah simbol aktif, bergerak, beramal, tidak diam, atau membatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata orang jika takut jatuh, jangan pernah berlatih berjalan; Melangkah sudah 3 step lebih dibandingkan berlatih berjalan, tentunya sudah melewati proses jatuh dan proses lainnya.&lt;br /&gt;Melangkah menuju sesuatu, atau bisa melangkah tanpa tujuan (walaupun tanpa tujuan itu ya sebuah tujuan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SIlahkan melangkah, seribu langkah, sejuta langkah....silahkan menuju, berharap, bermimpi sesuatu....tapi tinggalkan greenline, berikan kesejukan hasil yang tegas, jadikan momentum-momentum kemenangan hakiki. Karena menang belum tentu hijau, menang bisa saja dengan membuat yang lain tersakiti......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e1&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/339220522683149408-3999728174533172391?l=garishijau.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://garishijau.blogspot.com/feeds/3999728174533172391/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=339220522683149408&amp;postID=3999728174533172391' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/339220522683149408/posts/default/3999728174533172391'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/339220522683149408/posts/default/3999728174533172391'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://garishijau.blogspot.com/2008/03/melangkah-menoreh-garis-hijau.html' title='Melangkah Menoreh Garis HIjau...'/><author><name>e1</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07122087129737886081</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_mkbCn9lEJa8/S_gbfopZ05I/AAAAAAAAABw/pkZueiyLaBI/S220/turkey+1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
